yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Kemenkop dan UKM Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM KUMKM di Pontianak

PONTIANAK, JURNAL IBUKOTA: Untuk meningkatkan daya saing usaha mikro kecil, menengah dan koperasi, serta meningkatkan penghidupan berkelanjutan berbasis usaha mikro, Kementerian Koperasi dan UKM menggelar pelatihan peningkatan kapasitas SDM di Kalimantan Barat. 

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Ketersediaan Infrastruktur Air Minum dan Sanitasi di Kabupaten Asmat Akan Ditingkatkan

ASMAT, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memprioritaskan pembangunan infrastruktur air bersih dan sanitasi untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua. Meski sebagian besar lahan berupa rawa dengan pasang surut tinggi, namun Kabupaten Asmat memiliki curah hujan sangat tinggi dan sungai yang bisa menjadi sumber air baku. 

Read more...

Wico, Peluang Bagi Koperasi dan UMKM Bersinergi dengan BUMN

Sekretaris Kemenkop dan UKM Agus Muharram mengatakan,  Wifi.id Corner (Wico 2.0) merupakan sarana dan peluang yang ideal bagi Koperasi dan UMKM untuk bersinergi dengan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang dalam hal ini direpresentasikan PT Telkom Indonesia (persero) Tbk.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Sekretaris Kemenkop dan UKM Agus Muharram mengatakan,  Wifi.id Corner (Wico 2.0) merupakan sarana dan peluang yang ideal bagi Koperasi dan UMKM untuk bersinergi dengan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang dalam hal ini direpresentasikan PT Telkom Indonesia (persero) Tbk.

 

"Sesuai dengan UUD 45, pelaku usaha di Indonesia kan ada tiga yaitu swasta, BUMN dan Koperasi. Nah produk Wico 2.0 dari PT. Telkom ini adalah peluang bagus dan model yang baik bagi Koperasi untuk bekerjasama dan  bersinergi, dengan BUMN" kata Agus Muharram, dalam peluncuran Wico 2.0 di Gedung Smesco Jakarta, Kamis (28/12).

Wico 2.0 adalah produk terbaru PT. Telkom yang menyediakan Wifi untuk usaha mikro dan usaha rumah tangga dalam menjual jasa layanan internet atai Wifi tanpa tergantung ruang, waktu dan jarak.

Acara peluncuran Wico 2.0 itu dihadiri Direktur Enterprise dan Business Center PT Telkom, Dian Rachmawan, Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha, Abdul Kadir Damanik, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, I Wayan Dipta, Dirut LLP KUKM, Emilia Suhaemi dan EVP Divisi Business Center Telkom, Tri Gunadi.

"Acara ini saya nilai penting dan monumental, karena itu Kemenkop dan UKM  menyambut baik dan mendukung peluncuran Wico 2.0 ini," kata Agus.

Agus menjelaskan, saat ini jumlah koperasi aktif sebanyak 152.142, dengan jumlah anggota 25 juta orang.

"Tak semua koperasi atau anggotanya memiliki Wifi. Jadi kalau misalkan separuhnya saja,  memakai produk Wico 2.0, ini akan sangat luar biasa potensi dan prospek bisnis yang bisa dijalankan," katanya.

Kemenkop dan UKM juga memiliki PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu), di mana telah bekerja sama dengan PT. Telkom untuk mendirikan dan mengembangkan kampung digital di 51 Lokasi Plut seluruh Indonesia.

Pasar pengguna Wifi juga akan semakin luas jika ditambah UMKM, yang sebagian besar adalah usaha mikro dengan jumlah lebih kurang 58 juta pelaku usaha mikro.

"Jadi nanti di warung-warung dan restoran-restoran dapat menyediakan jasa layanan Wifi secara mudah dan murah yang tentunya akan meningkatkan kualitas layanan usahanya itu, di mana pelanggan tak hanya makan atau minum saja, namun juga bisa menggunakan internet dengan biaya yang terjangkau," imbuhnya.

Swastanisasi 

Direktur Enterprise dan Business Center PT. Telkom Dian Rachmawan menyambut baik peluang kerja sama dengan koperasi dan UMKM ini.

"Ini akan menjadi sejarah baru dalam bisnis Koperasi dan UMKM," katanya.

Ia mengatakan, Indonesia diberkahi bonus demografi berupa generasi milenial yang akrab dengan atribut internet. 

"Jika bonus ini tak didukung,  mereka larinya akan jadi militan, jadi geng motor, jadi romli (rombongan liar-red). Makanya, hari ini Wico 2.0 kami swastanisasi atau diliberalisasi. 

kami ajak koperasi, usaha mikro dan kaum perempuan untuk menangkap peluang ini," ujar Dian.

" Produk Wico 2.0  adalah warung internet (warnet) zaman now," katanya.

Jika dulu pemilik warnet harus menyediakan komputer, kini pemilik atau pelaku UMKM hanya menyediakan tempat bagi orang-orang untuk berinternet sambil berjualan makanan minuman.

 “Kami melihat ada peluang bisnis yang bisa dibagi dengan pelaku UMKM. Jika punya rumah makan, warung, atau kafe, bisa dipasang Wico, 2.0," tambahnya.

Mengenai bagi hasil Dian menjelaskan, nantinya untuk voucer yang terjual dibagi secara proporsional.

 "Saat bisa jual 500 voucer kita kasih ke pengusaha Wico 2.0 sebesar 30%, PT. Telkom 70%. Tapi kalau jual di atas 500 voucer, dari kenaikan itu kita kasih 50%,” katanya.

PT. Telkom memberi keleluasaan bagi pelaku UMKM untuk menetapkan voucer dengan harga pokok minimal Rp3.500 untuk 2 jam pemakaian internet.

Ia menambahkan keuntungan memakai Wico  2.0 ialah kestabilan internet karena berbasis jaringan fiber optic. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Pendidikan dan Kebudayaan

Presiden Jokowi Tinjau DAS Citarum

 Presiden Joko Widodo menyadari bahwa revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS)  Citarum bukanlah pekerjaan mudah yang dapat diselesaikan hanya dalam hitungan hari, bulan, bahkan 1 atau 2 tahun. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat bertemu dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, penggiat lingkungan hidup di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis, 22 Februari 2018.

PRESIDEN Joko Widodo menyadari bahwa revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS)  Citarum bukanlah pekerjaan mudah yang dapat diselesaikan hanya dalam hitungan hari, bulan, bahkan 1 atau 2 tahun. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat bertemu dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, penggiat lingkungan hidup di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis, 22 Februari 2018.

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Pertanian

Kemenko PMK Dorong Optimalisasi Ekonomi Desa Melalui Bidang Pertanian

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Staf Ahli Menteri Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Sidqy Leggo Pangesthi Suyitno mengatakan, perlu sekali pemerintah mendorong optimalisasi potensi ekonomi desa melalui bidang pertanian.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Menko Puan: Diperlukan Kesadaran untuk Mencegah Kebakaran Hutan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan perlu sekali upaya bersama untuk membangun kesadaran dalam mencegah kebakaran hutan, kebun dan lahan pada tahun 2018 mendatang.

Read more...

Transportasi

Lampaui Target, Jasa Marga Peroleh Skor 725,5 dalam KPKU tahun 2017

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.

Read more...