yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Primkop Kartika Widya Sejahtera Hadirkan Kemudahan bagi Masyarakat Banjarbaru

BANJARBARU, Kalsel, JURNAL IBUKOTA:  Primer Koperasi Kartika Widya Sejahtera di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menjadi teladan koperasi angkatan yang senantiasa berupaya menghadirkan kemudahan dan layanan bagi masyarakat sekitar.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Pemerintah dan DPR Mulai Pembahasan RUU SDA

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memulai pembahasan Rancangan Undang-Undang Sumber Daya Air (RUU SDA) yang merupakan RUU inisiatif DPR. Dimulainya pembahasan RUU SDA disepakati dalam Rapat Kerja antara Komisi V DPR dengan beberapa Kementerian/Lembaga yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk mewakili Pemerintah dalam pembahasan RUU SDA, di Ruang Rapat Komisi V DPR, Jakarta, Rabu, 18 Juli 2018.

Read more...

Dea Rahmat: Sate Bandeng Hajah Mariyam Belum Mau Buka Waralaba

Generasi penerus usaha Sate Bandeng Hajah Mariyam di Kota Serang, Dea Rahmat mengatakan belum berani membuka jaringan waralaba (franchise) atas usaha keluarga tersebut karena takut kualitasnya tidak sesuai standar yang diinginkan neneknya.SERANG, JURNAL IBUKOTA. COM: : Generasi penerus usaha Sate Bandeng Hajah Mariyam di Kota Serang, Dea Rahmat mengatakan belum berani membuka jaringan waralaba (franchise) atas usaha keluarga tersebut karena takut kualitasnya tidak sesuai standar yang diinginkan neneknya.

 

"Kami belum berani membuka waralaba ke masyarakat, karena kami masih ingin fokus melayani masyarakat secara langsung. Dengan cara yang sekarang saja kami sudah kewalahan melayani pesanan pelanggan," kata Generasi penerus usaha Sate Bandeng Hajah Mariyam di Kota Serang, Dea Rahmat kepada media di Serang, Jumat (28/10/2016).

Menurut Dea, setiap hari dia dan keluarganya mengolah sedikitnya 350 ekor ikan bandeng.

"Dari jumlah tersebut yang bisa jadi sesuai standar kami sekitar 300 ekor sate ikan bandeng isi tanpa tulang," kata Dea.

Menurut Dea, neneknya Hajah Mariyam menemukan resep sate ikan bandeng isi tanpa tulang tersebut sejak 1970-an, kemudian diteruskan oleh orang tuanya dan sekarang dia dan saudara-saudaranya sebagai generasi ketiga melanjutkan usaha keluarga tersebut.

"Pelanggan  kebanyakan membeli Sate ikan bandeng produksi kami sebagai bahan oleh-oleh untuk dibawa keluar kota," tuturnya.

Menurut Dea, pelanggan membeli langsung ke rumahnya dalam jumlah beragam. Ada yang membeli dua ekor, ada yang sepuluh ekor bahkan ada yang membeli 15 ekor.

"Kami mempromosikannya secara getok tular dari mulut ke mulut saja, selain melalui pameran-pameran yang diadakan oleh pemda setempat," ujarnya. Dea menjual satu tusuk Sate Bandeng seharga Rp 32.000 (dengan kemasan kotak) dan Rp 30.000 (tanpa kemasan).

Menurut Dea, yang sudah lulus sebagai sarjana ekonomi di sebuah  perguruan tinggi swasta di Serang, neneknya memulai usaha tersebut sejak tahun 1970-an sebagai usaha kecil- kecilan mulai dari 15 ekor, dan terus meningkat sampai 300-350 ekor pada saat ini.

Dea mengatakan resep Sate Bandeng Hajah Mariyam salah satu bumbunya adalah santan yang membuat makanan tersebut gurih dan lezat. Namun di sisi lain karena menggunakan santan, tidak bisa awet dan hanya bisa bertahan 2-3 hari saja.

"Karena itu kami tidak melayani pesanan dari luar kota, karena kami tidak bisa menjamin makanan tersebut bisa sampai di alamat kurang dari waktu 3 hari," katanya.

Menurut dia, kalau lebih dari tiga hari kemungkinan sate bandeng itu sudah basi. Apalagi kalau sudah sampai di tujuan tidak langsung dimasukkan ke dalam kulkas.

Dia mengatakan ingin mengembangkan usaha keluarga ini menjadi usaha yang besar, namun masih mendapat resistensi dari generasi kedua karena mereka pernah trauma dengan kerjasama yang dilakukan dengan produsen mi instan yang besar.

"Mula-mula kerjasama  tersebut lancar, namun menginjak bulan keenam, mulai kurang lancar dan pada akhirnya produsen mi instan tersebut mengeluarkan produk mi instan rasa sate ikan bandeng serta tidak melibatkan keluarga kami  lagi," katanya.

Belakangan dari pihak manajemen produsen mi instan tersebut datang lagi untuk bekerjasama, namun pihak keluarga kurang berkenan untuk melanjutkan kerjasama tersebut.

Menurut Dea, ikan bandeng dengan berat sekitar setengah kilogram tersebut didatangkannya dari Lampung.

"Kami mendatangkan ikan bandeng dari Lampung, karena ikan dari Banten kebanyakan bau tanah," katanya. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Gunung Agung Meletus Strombolian

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan pada Senin (2/7/2018) dari pagi hingga sore hari, Gunung Agung mengalami beberapa kali erupsi kecil dengan tinggi abu vulkanik sekitar 1.000 meter hingga 2.000 meter.  Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan pada Senin (2/7/2018) dari pagi hingga sore hari, Gunung Agung mengalami beberapa kali erupsi kecil dengan tinggi abu vulkanik sekitar 1.000 meter hingga 2.000 meter.

"Pada Senin malam tiba- tiba masyarakat sekitar Gunung Agung dikejutkan letusan disertai dengan suara ledakan keras disertai dengan lontaran batu pijar. PVMBG melaporkan bahwa telah terjadi erupsi Gunung Agung, Bali pada tanggal 2/72018 pukul 21:04 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 2.000 m di atas puncak (± 5.142 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Transportasi

Kris Ade: Volume Lalu Lintas pada Periode Mudik 2018 Naik 5,6% di Ruas Tol Tangerang - Merak

CIUJUNG, JURNAL IBUKOTA: Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti Kris Ade Sudiyono mengatakan peningkatan volume lalu lintas pada periode mudik Tahun 2018 diperkirakan 5,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pasca Divestasi Saham, KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan Lingkungan

Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.

Read more...

Info Jalan Tol

Jasa Marga Capai Pertumbuhan EBITDA 10,39%

Di tengah masa ekspansi, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dapat menjaga pertumbuhan EBITDA. Pada semester I tahun 2018 pertumbuhan EBITDA mencapai nilai Rp 2,90 Triliun atau tumbuh 10,39% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017, sedangkan untuk Margin EBITDA sebesar 60,48% atau tumbuh 2,54% dari semester I tahun 2017. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Di tengah masa ekspansi, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dapat menjaga pertumbuhan EBITDA. Pada semester I tahun 2018 pertumbuhan EBITDA mencapai nilai Rp 2,90 Triliun atau tumbuh 10,39% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017, sedangkan untuk Margin EBITDA sebesar 60,48% atau tumbuh 2,54% dari semester I tahun 2017. 

Read more...