yt-banner1
yt-banner2

Pertanian

Dirjen PKH I Ketut Diarmita : Ketahanan Pangan Berarti Kemampuan Membeli Pangan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA.COM: Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita mengatakan Ketahanan pangan tidak hanya mencakup pengertian ketersediaan pangan yang cukup, tapi juga kemampuan untuk mengaksesnya (termasuk membeli) pangan dan tidak terjadinya ketergantungan pangan pada pihak mana pun.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Hampir Seluruh Ruas Jalan Lancar Kecuali Nagreg-Malangbong

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Info Siaga Sapta Taruna Ditjen Bina Marga 24 Juni 12:28

1. Hampir seluruh ruas jalan lancar kecuali Nagreg-Malangbong. Ruas ini masih terpantau padat merayap.

Read more...

Berita TNI

Koarmabar Tangkap MT. Brama Ocean dan MT. Orca Buronan Malaysia

Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melalui tim Western Fleet Quick Response (WFQR-4) Lantamal IV Tanjungpinang berhasil menangkap dan mengamankan MT. Brama Ocean berbendera Malabo 314 GT dan MT. Orca berbendera Fiji 127 GT yang merupakan buronan Agency Penguatan Maritim Malaysia (APMM), di perairan Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (23/4/ 2017).JAKARTA, JURNAL IBUKOTA.COM: Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melalui tim Western Fleet Quick Response (WFQR-4) Lantamal IV Tanjungpinang berhasil menangkap dan mengamankan MT. Brama Ocean berbendera Malabo 314 GT dan MT. Orca berbendera Fiji 127 GT yang merupakan buronan Agency Penguatan Maritim Malaysia (APMM), di perairan Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (23/4/ 2017).

 

Sebelumnya APMM Malaysia mengamankan MT. Brama Ocean Berbendera Malabo 314 GT dan MT. Orca Berbendera Fiji 127 GT yang merupakan buronan Agency Penguatan Maritim Malaysia (APMM), di perairan Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu.

Kronologis berawal APMM Malaysia mengirimkan berita kepada Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Kolonel Laut (P) Ribut Eko Suyatno, S.E., M.M., bahwa kapal tangkapan APMM Malaysia MT. Brama Ocean dan MT. Orca telah hilang/dilarikan, kemudian Danlantamal IV memerintahkan Asintel Danlantamal IV untuk melaksanakan pengumpulan data terhadap adanya kemungkinan MT. Brama Ocean dan MT. Orca berlayar masuk menuju perairan Batam, Bintan dan Tanjung Balai Karimun, serta memerintahkan Asops Danlantamal IV untuk menyiapkan unsur patroli dan membuat sektor penyekatan oleh unsur–unsur patroli di wilayah perairan Batam, Bintan dan Tanjung Balai Karimun.

Asops (Asisten Operasi) Kolonel Laut (P) May Franky Sihombing dan Asintel (Asisten Intelijen) Kolonel Laut (E) Iwan S. bergerak cepat mengumpulkan staf untuk selanjutnya dilaksanakan briefing kepada Perwira Staf Operasi dan intel serta tim penindak WFQR-4 Unit 1 Jatanrasla untuk membuat perencanaan Operasi dan intelijen dalam pencarian terhadap MT. Brama Ocean dan MT. Orca di perairan Batam, Bintan dan Tanjung Balai karimun.

Unsur – unsur patroli yang terdiri dari KAL Anakonda, KAL Mapor, Sea Rider dan 3 unsur Patkamla Satkamla Lantamal IV, setelah mendapatkan perintah penyekatan sesuai sektor penyekatan yang telah ditentukan langsung melaksanakan aksi penyekatan di wilayah perairan Selat Riau, Utara Batam dan Selat Durian yang diperkirakan kedua kapal akan melewati daerah tersebut.

Tidak mau kehilangan buruannya seluruh unsur patroli dan jaringan intelijen yang tergelar di laut melaksanakan tugas di sektor masing-masing untuk melakukan perburuan sang target operasi dan akhirnya Tim WFQR-4 berhasil menemukan titik terang keberadaan MT. Brama Ocean dan MT. Orca. Kemudian Tim WFQR-4/Unit 1 Jatanrasla bergerak cepat dengan menggunakan Sea Rider yang dipimpin langsung Asintel Danlantamal IV turun langsung dan onboard melaksanakan penyisiran di sekitar Tanjung Uma Batam.

Dari kejauhan Sea Rider Unit 1 Jatanrasla melihat siluet kapal mini tanker mencurigakan berada di perairan Tanjung Uma Batam, selanjutnya Sea Rider Unit 1 Jatanrasla melaksanakan pendekatan menuju kapal mini tanker tersebut untuk melaksanakan pemeriksaan. Berbekal data-data kapal yang dikirimkan APMM Malaysia mempunyai kesesuaian dan kecocokan.

Dari ciri-ciri kapal tanker tersebut mirip dengan informasi yang diperoleh dari APMM Malaysia namun beberapa bagian telah dicat untuk menghilangkan identitas kapal dan akhirnya dilaksanakan pemeriksaan kapal MT. Orca, saat dilaksanakan pemeriksaan posisi kapal sedang lego jangkar di perairan Tanjung Uma Batam dan di atas kapal terdapat 1 orang yang berinisial “M” , tim berhasil mengorek keterangan yang bersangkutan bahwa seluruh ABK berjumlah 6 orang namun yang 5 orang sedang turun ke darat. Yang bersangkutan mengakui sudah 1 bulan berada di MT. Orca pada saat masih berada di perairan Malaysia.

Pada saat dilaksanakan pemeriksaan ternyata MT. Brama Ocean, sedang sandar pada MT. Orca yang sedang lego jangkar, di atas kapal terdapat 4 orang yang terdiri dari 1 orang Nahkoda dan 3 orang lainya adalah ABK dengan keterangan yang berinisial A jabatan Nahkoda MT. Brama Ocean, Jabatan Second Enginner yang berinisial “S”, Chief Officer MT. Brama Ocean sedangkan dari hasil interogasi sementara terhadap 5 ABK MT. Orca.

Pengakuan kelima orang tersebut merupakan nahkoda dan ABK kapal lama yg mengetahui permasalahan di kapal tersebut, terkait penahanan kapal oleh APMM Malaysia lalu melarikan diri dengan menggunakan kedua kapal tersebut atas perintah “A” umur 30 th merupakan WNI.

Modus membawa kedua kapal yaitu MT. Orca dan MT. Brama Ocean tiba di perairan Tanjung Uma Batam pada hari Sabtu 22 April 07.00 WIB dengan cara MT. Orca menggandeng MT. Brama Ocean dari perairan Malaysia menuju perairan Tanjung Uma Batam.

Hasil pengecekan fisik MT. Orca dan MT. Brama Ocean untuk nama kapal pada lambung kanan dan kiri haluan kapal telah dihilangkan dengan cara dicat warna hitam dan kelima orang yang masih di atas kapal menyaksikan pengecetan tersebut setibanya di perairan Tanjung Uma Batam.

Hingga saat ini kedua kapal MT. Orca dan MT. Brama Ocean telah diamankan di Dermaga Yos Sudarso Mako Lantamal IV Tanjungpinang guna proses lebih lanjut. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Pendidikan dan Kebudayaan

Hilmar Farid: UU Pemajuan Kebudayaan No. 5/2017 untuk Meningkatkan Ketahanan Budaya Indonesia

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid mengatakan pemajuan kebudayaan bertujuan untuk meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya Indonesia di tengah peradaban dunia. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pelaku Perdagangan Ilegal Trenggiling Ditangkap di Medan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Penyidik dan Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) Balai Penegakan Hukum Wilayah Sumatera, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), berhasil menggagalkan kegiatan perdagangan illegal satwa liar dilindungi di Medan, Provinsi Sumatera Utara. Sebanyak 225 ekor trenggiling, 5 (lima) karung kulit /sisik trenggiling kering,  dan 4 (empat) kulit/sisik trenggiling basah, yang diperkirakan bernilai lebih dari Rp. 2,5 Miliar, telah disita dari pelaku yang ditangkap hari Selasa (13/06/2017).

Read more...

Transportasi

Urai Kepadatan Arah Ciawi, Jasa Marga Alihkan Kendaraan Keluar Melalui Gerbang Tol Bogor

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Volume lalu-lintas di Jalan Tol Jagorawi pagi ini terpantau mengalami peningkatan yang mengakibatkan kepadatan lalu-lintas kendaraan menuju arah Ciawi. Kepadatan saat ini telah mencapai kurang lebih 3 km arah Ciawi.

Read more...