yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

LPDB-KUMKM Tawarkan Rp 100 M kepada Koperasi Berkualitas di Sulawesi Selatan

MAKASSAR, JURNAL IBUKOTA: Hingga akhir tahun, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) Kementerian Koperasi dan UKM berharap target penyaluran dana bergulir sebesar Rp 1,7 triliun bisa tersalurkan. Saat ini sudah sekitar Rp 1,022 triliun yang telah disalurkan kepada koperasi maupun UMKM. 

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Program Infrastruktur Kerakyatan Kementerian PUPR Tingkatkan Konektivitas Antardesa di Provinsi Bengkulu

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut mendukung pertumbuhan ekonomi perdesaan melalui penyediaan infrastruktur dasar dengan skema Padat Karya Tunai. 

Read more...

Buka Smesco Rembug Kopi Nasional, Puspayoga Lepas Ekspor Kopi Bali ke Korea

Untuk meningkatkan pemasaran kopi di kancah domestik maupun internasional, Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM, menyelenggarakan Smesco Rembug Kopi Nasional 2019 pada 20-22 September 2019. Acara dibuka oleh Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Untuk meningkatkan pemasaran kopi di kancah domestik maupun internasional, Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM, menyelenggarakan Smesco Rembug Kopi Nasional 2019 pada 20-22 September 2019. Acara dibuka oleh Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga.

 

 

Puspayoga mengatakan Rembug Kopi Nasional ini merupakan ajang keempat kali yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM. Menurutnya pemerintah akan terus mendukung upaya-upaya pelaku usaha termasuk di sektor UKM perkopian untuk meningkatkan pemasaran produknya. 

 

Menurutnya, pemerintah sudah menggulirkan berbagai terobosan kebijakan seperti pengurangan PPh UKM dari sebelumnya 1 persen menjadi hanya 0,5 persen. Kemudian menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari semula 22 persen menjadi 7 persen. Selain itu juga menggratiskan biaya pembentukan badan hukum bagi UKM dan juga mengadakan berbagai pendampingan serta pelatihan. 

 

Program-program yang sudah digulirkan ini dimaksudkan agar daya saing dan produktifitas UKM nasional semakin meningkat. Oleh sebab itu, Puspayoga berharap agar pelaku usaha termasuk UKM di sektor kopi ini bisa memanfaatkan berbagai kesempatan yang diberikan pemerintah tersebut. 

 

"Itu yang kita lakukan, sekarang tinggal bagaimana UKMnya memanfaatkan program-program pemerintah itu. Seperti saat ini Smesco Rembug Kopi Nasional 2019, ini 4 tahun lalu saya buat sekarang udah semakin bagus, bisa ekspor ke Amerika, Korea, dan bentar lagi ke Eropa," ujar Puspayoga saat menyampaikan sambutan pembukaan Smesco Rembug Kopi Nasional 2019 di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Jumat (20/9/2019).

 

Pembukaan Smesco Rembug Kopi Nasional 2019 disertai dengan pelepasan ekspor produk kopi asal Bali ke Korea. Melalui acara ini diharapkan dapat semakin membuka pangsa pasar ekspor produk kopi nasional. Data dari Kementerian Perindustrian mencatat adanya tren peningkatan ekspor kopi. Pada 2016, ekspor kopi mencapai 145.000 ton atau senilai USD428 juta, kemudian meningkat hingga 178.000 ton atau senilai USD487 juta di tahun 2017. 

 

Sedangkan pada 2018, terjadi lonjakan peningkatan ekspor hingga 21,49 persen atau sebanyak 216.000 ton dengan peningkatan nilai 19,01 persen atau mencapai USD580 juta. Diharapkan melalui berbagai event jelang peringatan hari kopi dunia ini ekspor kopi tahun ini juga kembali meningkat. 

 

"Dalam event ini juga ditunjuk duta kopi dari berbagai daerah, meraka adalah anak-anak milenial yang dikarantina dan dilatih untuk mengetahui seluk beluk kopi. Nanti mereka diharapkan bisa mempromosikan kopi kita ke mancanegara agar semakin terkenal lagi," kata Direktur Utama Smesco Indonesia, Emilia Suhaimi. 

 

Emilia menegaskan pihaknya akan terus mendorong agar pelaku UKM di sektor perkopian dapat terus meningkatkan kapasitas usahanya. Bahkan LLP-KUKM menyediakan media pemasaran bagi pelaku UKM di seluruh Indonesia di Gedung Smesco, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. 

 

"Kami mengundang para pelaku UKM di bidang kopi untuk dapat berkumpul, berembug dan saling bersinergi dalam rangka membranding kopi unggulan dari masing-masing daerah, sehingga menjadi potensi dengan prospek yang cerah," ujar Emilia.

 

Indonesia sebagai salah satu negara produsen kopi terbesar dunia, memiliki aneka ragam kopi dengan rasa khas tersebar di seluruh pelosok tanah air. Begitu pula tradisi dan budaya minum kopi, yang beragam cara dan gaya menikmatinya yang berbeda sehingga menjadikan Indonesia semakin dikenal sebagai negerinya Kopi. Melalui ajang ini, diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha di bidang perkopian.

 

"Kita memiliki beraneka ragam jenis kopi di seluruh pelosok tanah air, termasuk di dalam cara menyajikannya. Kita harap Rembug Kopi Nasional 2019 ini bisa  mensejahterakan dan mengangkat petani kopi kita," pungkas Emilia.

 

Lisa Ayodhia selaku Panitia Pelaksana Smesco Rembug Kopi Nasional menambahkan bahwa acara ini merupakan salah satu upaya mencari pemecahan masalah tantangan agribisnis komoditas kopi dari hulu ke hilir. Dengan begitu segala persoalan pada industri kopi dapat terselesaikan dan ekspor kopi bisa terus meningkat.

 

"Kita imbau juga agar pelaku UKM itu bisa bersatu memajukan dunia perkopian Indonesia, peningkatan nilai tambah dan daya saing, serta dalam rangka promosi dan pemasaran kopi Indonesia,” kata dia. (Agus)

 

 

primi sui motori con e-max

Presiden Jokowi Tinjau Konstruksi Tol Mabit

Pembangunan Jalan Tol Manado – Bitung (Mabit) diharapkan tidak hanya memudahkan akses barang dan jasa ke Pelabuhan Internasional Bitung salah satu pintu ekspor impor bagi kawasan Indonesia bagian timur, namun juga mendukung sektor Pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara khususnya di Pulau Lembeh. Tol Mabit awalnya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2019, namun karena proses pembebasan lahan belum selesai sepanjang 13 Km maka diharapkan bisa selesai April 2020.   “(Tol Mabit) Akan mendukung keduanya, pariwisata dan industri. Pariwisata baru di Pulau Lembeh dan mendukung industri terutama industri perikanan dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sebagai akses Pelabuhan. Ini akan men-trigger perekonomian di Bitung berkembang,” kata Presiden Jokowi ketika meninjau pembangunan Tol Mabit sepanjang 39,9 KM tepatnya di Simpang Susun Airmadidi, Jumat (5/7/2019).

 Pembangunan Jalan Tol Manado – Bitung (Mabit) diharapkan tidak hanya memudahkan akses barang dan jasa ke Pelabuhan Internasional Bitung salah satu pintu ekspor impor bagi kawasan Indonesia bagian timur, namun juga mendukung sektor Pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara khususnya di Pulau Lembeh. Tol Mabit awalnya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2019, namun karena proses pembebasan lahan belum selesai sepanjang 13 Km maka diharapkan bisa selesai April 2020.

 

“(Tol Mabit) Akan mendukung keduanya, pariwisata dan industri. Pariwisata baru di Pulau Lembeh dan mendukung industri terutama industri perikanan dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sebagai akses Pelabuhan. Ini akan men-trigger perekonomian di Bitung berkembang,” kata Presiden Jokowi ketika meninjau pembangunan Tol Mabit sepanjang 39,9 KM tepatnya di Simpang Susun Airmadidi, Jumat (5/7/2019).

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Tol Tangerang-Merak Tingkatkan Pelayanan Infrastruktur dan Transaksi

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: PT Marga Mandalasakti (ASTRA Tol Tangerang-Merak) berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada pengguna Jalan Tol Tangerang-Merak. Memasuki semester 2/2019, peningkatan pelayanan infrastruktur dan transaksi semakin digencarkan. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Libatkan Lebih dari 8.500 Mahasiswa Kelola Sampah Plastik, Sinergi Jasa Marga – UI Catat Rekor MURI

Untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam, Jasa Marga berkomitmen untuk mengangkat program-program kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.DEPOK, JURNAL IBUKOTA: Untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam, Jasa Marga berkomitmen untuk mengangkat program-program kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.

Read more...

Info Jalan Tol

Jasa Marga Regional Jabodetabek Jabar Terus Tingkatkan Kinerja Layanan dengan Pemenuhan Standar Pelayanan

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Regional JabodetabekJabar terus melakukan upaya-upaya perbaikan dan peningkatan berkelanjutan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk peningkatan kinerja pelayanan kepada pengguna jalan tol dalam rangka Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Regional JabodetabekJabar terus melakukan upaya-upaya perbaikan dan peningkatan berkelanjutan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk peningkatan kinerja pelayanan kepada pengguna jalan tol dalam rangka Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Read more...