yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Buka Smesco Rembug Kopi Nasional, Puspayoga Lepas Ekspor Kopi Bali ke Korea

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Untuk meningkatkan pemasaran kopi di kancah domestik maupun internasional, Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM, menyelenggarakan Smesco Rembug Kopi Nasional 2019 pada 20-22 September 2019. Acara dibuka oleh Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Kementerian PUPR Gunakan Teknologi Bendung Modular pada Jaringan Irigasi Sungai Gugubali Maluku Utara

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) menggunakan teknologi Bendung Modular untuk menaikan tinggi muka air Sungai Gugubali sehingga bisa dimanfaatkan mengairi saluran irigasi di Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara. Teknologi ini dikembangkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air (Pusair) Ditjen SDA Kementerian PUPR dan telah terdaftar secara paten di Direktorat Jenderal (Ditjen) HAKI, Kementerian Hukum dan HAM. 

Read more...

Kopwan Srikandi Purworejo Gandeng Korsel Kembangkan Pemasaran Gula Kristal Organik

Koperasi Wanita (Kopwan) Srikandi Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggandeng Perusahaan Korea Selatan, untuk bekerja sama meningkatkan kualitas dan pemasaran gula kristal organik.PURWOREJO, JURNAL IBUKOTA: Koperasi Wanita (Kopwan) Srikandi Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggandeng Perusahaan Korea Selatan, untuk bekerja sama meningkatkan kualitas dan pemasaran gula kristal organik.

 

 

Koperasi Wanita Srikandi Purworejo sepakat menandatangani nota kesepahaman bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Komipo Indonesia dan Kotra asal Korea Selatan (Korsel).

 

Penandatangan MoU dilakukan Ketua Kopwan Srikandi Sri Suilowati SE, Kim Byung Sam selaku Direktur Utama Kotra Jakarta, dan Beck Namhee selaku Direktur Utama PT Komipo Energy Indonesia di gedung Centra Processing Unit (CPU) gula kristal organik yang berlokasi di Cangkreplor Purworejo pada Selasa sore (30/5).

 

Turut menyaksikan acara tersebut Asisten Deputi UKM Kementerian Koperasi dan UKM RI yakni Ari Anindya Handika, perwakilan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, dan Kabid Koperasi Dinas KUKMP Purworejo Sudarto SH.   

 

Sri Susilowati mengatakan, MoU ini akan mengikat kerja sama selama satu tahun terutama dalam pendampingan peningkatan kualitas mutu, packing, juga pemasaran. 

 

Sementara pamasaran produksi gula kristal organik oleh Kopwan Srikandi selama ini sudah ekspor ke hingga Colombo dan Sydney, Australia. 

 

“Kami masih berencana untuk bisa ekspor di Eropa dan Amerika. Harapannya dengan adanya kerja sama ini, nantinya dapat menghubungkan dengan perusahaan-perusahaan di berbagai negara,” jelasnya.

 

Apalagi kapasitas produksi gula kristal dalam sebulan lanjut Susilowati, Kopwan Srikandi mampu memproduksi sebanyak 200 ton. 

 

Sedangkan untuk kebutuhan ekspor per bulannya, mencapai 35 ton ke Colombo dan Sydney sehingga masih sangat membutuhkan pemasaran terutama untuk ekspor ke negara lain.  

 

“Anggota Kopwan ada 208 orang, sedangkan jumlah penderesnya sekitar 2.100 petani, tidak hanya dari Purworejo, tapi juga sebagian dari wilayah kabupaten lain seperti Wonosobo dan Kebumen,” ujarnya.

 

Ia mengatakan, harga gula kristal di pasar lokal Rp 25.000 per pack dengan berat bersih setengah kilogram. Sedangkan untuk luar negeri, harganya sesuai kesepakatan dengan pemesan. 

 

Gula kristal organik dianggap unggul karena memiliki kandungan vitamin C, potasitum, fosfor, kalium, magnesium, dan zat besi yang baik untuk tubuh. 

 

Bahkan manfaatnya sangat besar termasuk dapat membantu membentuk sel darah merah, mencegah rematik, flu dan asma, mencegah osteoporosis, hingga dapat menurunkan kadar kolesterol.

 

Direktur Utama KOTRA Jakarta yang mendukung MoU OVOP ini, Kim Byung Sam sangat mengapresiasi kerja sama antara perusahaan asal negaranya dengan Koperasi Srikandi Purworejo. 

 

Menurutnya kerja sama ini akan memberikan efek posutif bagi kedua belah pihak. 

 

“Saat ini, Kotra memiliki 125 pusat bisnis di 83 negara. Dahulu negara kita kecil, bahkan masuk dikategorikan sebagai salah satu negara termiskin di dunia. Namun berkat bisa membuat produk yang bagus dan mengekspor, Korea dengan cepat berkembang. Demikian juga kerja sama ini, diharapkan Kopwan Srikandi dengan produk gula kristal organik akan dapat berhasil baik di pasar dunia,” katanya.

 

Sementara Direktur Utama PT KOMIPO Energy Indonesia, Beck Namhee menjelaskan, bentuk kerja sama ini meliputi kontrol kualitas produksi. 

 

Upaya ini dilakukan supaya produk yang dihasilkan oleh petani sesuai dengan ketentuan ekspor. 

 

Komipo dan Kotra akan mendukung dan bekerja sama memajukan Kopwan Srikandi, agar dapat berkembang dengan baik dan berkelanjutan.

 

Asisten Deputi Kementerian Koperasi dan UKM  RI Ari Anindya Hartika mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pihak Korea yang telah memberikan komitmen nyata dalam mendukung pengembangan koperasi dan UMKM di Indonesia.  

 

Salah satunya MoU ini dalam rangka membantu meningkatkan kualitas dan pemasaran produk gula kelapa produksi Kopwan Srikandi. 

 

“Kami sangat mengapresiasi aksi nyata dari Pemerintah Korea melalui KOTRA dalam membantu koperasi UMKM Indonesia,” katanya.

 

Dikatakan, gula semut atau gula kelapa kristal organik saat ini termasuk salah satu produk yang menjadi prioritas pemerintah untuk dikembangkan secara terus-menerus. 

 

Hal ini karena kami melihat produsen gula semut di dunia tidaklah banyak dan salah satunya adalah di Indonesia. 

 

“Kami yakin KOTRA bisa melihat peluang, gula kelapa produksi Indonesia sangat diminati oleh konsumen manca negara.  Melalui kerja sama ini kami yakin KOTRA melalui KOMIPO tentu akan terus berupaya mempromosikan gula kelapa atau gula semut Purworejo ini ke berbagai mitra KOTRA di seluruh dunia. Kami berharap Kotra untuk terus dapat menambah mitra kerja sama dengan KUKM, jangan berhenti sampai disini. Masih banyak peluang lain yang tersebar di seluruh Indonesia. Kami mengajak untuk terus meningkatkan kolaborasi ini,” katanya.

 

Menurut dia, Korea mempunyai kelebihan dalam hal pasar dan sistem yang sudah berjalan baik. Sedangkan Indonesia memiliki banyak sekali produk berkualitas yang dibutuhkan dunia. Produk-produk tersebut sebagian hanya tumbuh dan berkembang dengan baik di Indonesia. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Presiden Jokowi Tinjau Konstruksi Tol Mabit

Pembangunan Jalan Tol Manado – Bitung (Mabit) diharapkan tidak hanya memudahkan akses barang dan jasa ke Pelabuhan Internasional Bitung salah satu pintu ekspor impor bagi kawasan Indonesia bagian timur, namun juga mendukung sektor Pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara khususnya di Pulau Lembeh. Tol Mabit awalnya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2019, namun karena proses pembebasan lahan belum selesai sepanjang 13 Km maka diharapkan bisa selesai April 2020.   “(Tol Mabit) Akan mendukung keduanya, pariwisata dan industri. Pariwisata baru di Pulau Lembeh dan mendukung industri terutama industri perikanan dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sebagai akses Pelabuhan. Ini akan men-trigger perekonomian di Bitung berkembang,” kata Presiden Jokowi ketika meninjau pembangunan Tol Mabit sepanjang 39,9 KM tepatnya di Simpang Susun Airmadidi, Jumat (5/7/2019).

 Pembangunan Jalan Tol Manado – Bitung (Mabit) diharapkan tidak hanya memudahkan akses barang dan jasa ke Pelabuhan Internasional Bitung salah satu pintu ekspor impor bagi kawasan Indonesia bagian timur, namun juga mendukung sektor Pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara khususnya di Pulau Lembeh. Tol Mabit awalnya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2019, namun karena proses pembebasan lahan belum selesai sepanjang 13 Km maka diharapkan bisa selesai April 2020.

 

“(Tol Mabit) Akan mendukung keduanya, pariwisata dan industri. Pariwisata baru di Pulau Lembeh dan mendukung industri terutama industri perikanan dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sebagai akses Pelabuhan. Ini akan men-trigger perekonomian di Bitung berkembang,” kata Presiden Jokowi ketika meninjau pembangunan Tol Mabit sepanjang 39,9 KM tepatnya di Simpang Susun Airmadidi, Jumat (5/7/2019).

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Tol Tangerang-Merak Tingkatkan Pelayanan Infrastruktur dan Transaksi

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: PT Marga Mandalasakti (ASTRA Tol Tangerang-Merak) berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada pengguna Jalan Tol Tangerang-Merak. Memasuki semester 2/2019, peningkatan pelayanan infrastruktur dan transaksi semakin digencarkan. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Libatkan Lebih dari 8.500 Mahasiswa Kelola Sampah Plastik, Sinergi Jasa Marga – UI Catat Rekor MURI

Untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam, Jasa Marga berkomitmen untuk mengangkat program-program kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.DEPOK, JURNAL IBUKOTA: Untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam, Jasa Marga berkomitmen untuk mengangkat program-program kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.

Read more...

Info Jalan Tol

Pecah Ban Akibatkan Kecelakaan Tunggal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Regional Jabodetabek Jabar Segerakan Evakuasi Korban dan Pengaturan Lalu Lintas

Telah terjadi kecelakaan tunggal di Km 36+500 (B) Jalan Tol Jagorawi arah Jakarta, Minggu (15/09) sekitar  pukul 08.10 WIB. Penyebab kecelakaan ditengarai akibat pecah ban belakang. SENTUL, JURNAL IBUKOTA:  Telah terjadi kecelakaan tunggal di Km 36+500 (B) Jalan Tol Jagorawi arah Jakarta, Minggu (15/09) sekitar  pukul 08.10 WIB. Penyebab kecelakaan ditengarai akibat pecah ban belakang. 

Read more...