yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Koperasi Kredit di Indonesia Didorong Lakukan Digitalisasi di Era Milenial

DENPASAR, JURNAL IBUKOTA: Koperasi kredit (kopdit) di Indonesia didorong  untuk melakukan digitalisasi dalam sistem operasionalnya agar tetap kompetitif di era milenial yang akrab dengan teknologi.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Progres Konstruksi 4 Venue PON XX Papua Lebih Cepat, Kementerian PUPR Targetkan Selesai Juni 2020

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menganggarkan Rp 936,8 miliar dalam pembangunan empat arena olahraga (venue) untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua tahun 2020.

Read more...

Kopwan Srikandi Purworejo Gandeng Korsel Kembangkan Pemasaran Gula Kristal Organik

Koperasi Wanita (Kopwan) Srikandi Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggandeng Perusahaan Korea Selatan, untuk bekerja sama meningkatkan kualitas dan pemasaran gula kristal organik.PURWOREJO, JURNAL IBUKOTA: Koperasi Wanita (Kopwan) Srikandi Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggandeng Perusahaan Korea Selatan, untuk bekerja sama meningkatkan kualitas dan pemasaran gula kristal organik.

 

 

Koperasi Wanita Srikandi Purworejo sepakat menandatangani nota kesepahaman bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Komipo Indonesia dan Kotra asal Korea Selatan (Korsel).

 

Penandatangan MoU dilakukan Ketua Kopwan Srikandi Sri Suilowati SE, Kim Byung Sam selaku Direktur Utama Kotra Jakarta, dan Beck Namhee selaku Direktur Utama PT Komipo Energy Indonesia di gedung Centra Processing Unit (CPU) gula kristal organik yang berlokasi di Cangkreplor Purworejo pada Selasa sore (30/5).

 

Turut menyaksikan acara tersebut Asisten Deputi UKM Kementerian Koperasi dan UKM RI yakni Ari Anindya Handika, perwakilan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, dan Kabid Koperasi Dinas KUKMP Purworejo Sudarto SH.   

 

Sri Susilowati mengatakan, MoU ini akan mengikat kerja sama selama satu tahun terutama dalam pendampingan peningkatan kualitas mutu, packing, juga pemasaran. 

 

Sementara pamasaran produksi gula kristal organik oleh Kopwan Srikandi selama ini sudah ekspor ke hingga Colombo dan Sydney, Australia. 

 

“Kami masih berencana untuk bisa ekspor di Eropa dan Amerika. Harapannya dengan adanya kerja sama ini, nantinya dapat menghubungkan dengan perusahaan-perusahaan di berbagai negara,” jelasnya.

 

Apalagi kapasitas produksi gula kristal dalam sebulan lanjut Susilowati, Kopwan Srikandi mampu memproduksi sebanyak 200 ton. 

 

Sedangkan untuk kebutuhan ekspor per bulannya, mencapai 35 ton ke Colombo dan Sydney sehingga masih sangat membutuhkan pemasaran terutama untuk ekspor ke negara lain.  

 

“Anggota Kopwan ada 208 orang, sedangkan jumlah penderesnya sekitar 2.100 petani, tidak hanya dari Purworejo, tapi juga sebagian dari wilayah kabupaten lain seperti Wonosobo dan Kebumen,” ujarnya.

 

Ia mengatakan, harga gula kristal di pasar lokal Rp 25.000 per pack dengan berat bersih setengah kilogram. Sedangkan untuk luar negeri, harganya sesuai kesepakatan dengan pemesan. 

 

Gula kristal organik dianggap unggul karena memiliki kandungan vitamin C, potasitum, fosfor, kalium, magnesium, dan zat besi yang baik untuk tubuh. 

 

Bahkan manfaatnya sangat besar termasuk dapat membantu membentuk sel darah merah, mencegah rematik, flu dan asma, mencegah osteoporosis, hingga dapat menurunkan kadar kolesterol.

 

Direktur Utama KOTRA Jakarta yang mendukung MoU OVOP ini, Kim Byung Sam sangat mengapresiasi kerja sama antara perusahaan asal negaranya dengan Koperasi Srikandi Purworejo. 

 

Menurutnya kerja sama ini akan memberikan efek posutif bagi kedua belah pihak. 

 

“Saat ini, Kotra memiliki 125 pusat bisnis di 83 negara. Dahulu negara kita kecil, bahkan masuk dikategorikan sebagai salah satu negara termiskin di dunia. Namun berkat bisa membuat produk yang bagus dan mengekspor, Korea dengan cepat berkembang. Demikian juga kerja sama ini, diharapkan Kopwan Srikandi dengan produk gula kristal organik akan dapat berhasil baik di pasar dunia,” katanya.

 

Sementara Direktur Utama PT KOMIPO Energy Indonesia, Beck Namhee menjelaskan, bentuk kerja sama ini meliputi kontrol kualitas produksi. 

 

Upaya ini dilakukan supaya produk yang dihasilkan oleh petani sesuai dengan ketentuan ekspor. 

 

Komipo dan Kotra akan mendukung dan bekerja sama memajukan Kopwan Srikandi, agar dapat berkembang dengan baik dan berkelanjutan.

 

Asisten Deputi Kementerian Koperasi dan UKM  RI Ari Anindya Hartika mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pihak Korea yang telah memberikan komitmen nyata dalam mendukung pengembangan koperasi dan UMKM di Indonesia.  

 

Salah satunya MoU ini dalam rangka membantu meningkatkan kualitas dan pemasaran produk gula kelapa produksi Kopwan Srikandi. 

 

“Kami sangat mengapresiasi aksi nyata dari Pemerintah Korea melalui KOTRA dalam membantu koperasi UMKM Indonesia,” katanya.

 

Dikatakan, gula semut atau gula kelapa kristal organik saat ini termasuk salah satu produk yang menjadi prioritas pemerintah untuk dikembangkan secara terus-menerus. 

 

Hal ini karena kami melihat produsen gula semut di dunia tidaklah banyak dan salah satunya adalah di Indonesia. 

 

“Kami yakin KOTRA bisa melihat peluang, gula kelapa produksi Indonesia sangat diminati oleh konsumen manca negara.  Melalui kerja sama ini kami yakin KOTRA melalui KOMIPO tentu akan terus berupaya mempromosikan gula kelapa atau gula semut Purworejo ini ke berbagai mitra KOTRA di seluruh dunia. Kami berharap Kotra untuk terus dapat menambah mitra kerja sama dengan KUKM, jangan berhenti sampai disini. Masih banyak peluang lain yang tersebar di seluruh Indonesia. Kami mengajak untuk terus meningkatkan kolaborasi ini,” katanya.

 

Menurut dia, Korea mempunyai kelebihan dalam hal pasar dan sistem yang sudah berjalan baik. Sedangkan Indonesia memiliki banyak sekali produk berkualitas yang dibutuhkan dunia. Produk-produk tersebut sebagian hanya tumbuh dan berkembang dengan baik di Indonesia. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Presiden Jokowi Resmikan Pasar Badung, Denpasar

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berharap pasar rakyat atau pasar tradisional di Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Bali, harus mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern, pasar modern, hingga Mal.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berharap pasar rakyat atau pasar tradisional di Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Bali, harus mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern, pasar modern, hingga Mal.

 

"Oleh karena itu, dengan program revitalisasi pasar, saya berharap pasar tradisional atau pasar rakyat bisa dikelola dengan manajemen yang baik dan bagus. Kebersihan pasar, termasuk kebersihan para pedagangnya, harus tetap dijaga. Jangan sampai becek, kotor, dan bau", tegas Presiden Jokowi saat meresmikan pasar rakyat Pasar Badung di Kota Denpasar, Jumat (22/3/2019).

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Dukung Kementerian BUMN: Djakarta Lloyd Berangkatkan 600 Pemudik

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Perusahaan pelayaran nasional, PT Djakarta Lloyd (Persero), hari ini (31/5) kembali memberangkatkan 600 pemudik secara gratis menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, dengan mengerahkan 11 unit armada bus yang diberangkatkan dari Kawasan Mega Glodok Kemayoran (MGK), Jakarta Pusat.  

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pasca Divestasi Saham, KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan Lingkungan

Pasca Divestasi Saham KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan LingkunganJAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.

Read more...

Info Jalan Tol

Penjelasan Jasa Marga tentang Penanganan Transaksi Pengguna Jalan dengan _E-Toll_ Berbeda di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto

Menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial mengenai transaksi pengguna jalan yang menggunakan Uang Elektronik (UE) berbeda di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memgkonfirmasi bahwa berita tersebut tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan sebagaimana berikut:JOMBANG, JURNAL IBUKOTA: Menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial mengenai transaksi pengguna jalan yang menggunakan Uang Elektronik (UE) berbeda di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memgkonfirmasi bahwa berita tersebut tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan sebagaimana berikut:

Read more...