yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Kemenkop dan UKM Diharapkan Fokus pada Upaya Reformasi Total

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM diharapkan fokus pada upaya reformasi total koperasi termasuk memperbaiki kelembagaan koperasi yang ada.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

17.500 Rumah MBR di Kota Padang Manfaatkan Program Hibah Air Minum Kementerian PUPR

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan lainnya terus berupaya meningkatkan cakupan pelayanan air bersih  di Indonesia. Pada tahun 2014, cakupan air bersih di Indonesia 68% dan berhasil meningkat sebesar 73,6% pada 2018. Tahun 2019 ditargetkan cakupan layanan air bersih mencapai 76,2%. 

Read more...

Kemenkop dan UKM Fasilitasi 18 KUKM Potensial Ekspor untuk Ikut TEI 2018

 Kementerian Koperasi dan UKM memberikan fasilitasi kepada 18 KUKM potensial ekspor dengan total stand seluas 162 m2 untuk  berpartisipasi dalam Trade Ekspor Indonesia (TEI) 2018 yang akan berlangsung 24-28 Oktober di ICE BSD Tangerang.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM memberikan fasilitasi kepada 18 KUKM potensial ekspor dengan total stand seluas 162 m2 untuk  berpartisipasi dalam Trade Ekspor Indonesia (TEI) 2018 yang akan berlangsung 24-28 Oktober di ICE BSD Tangerang.

 

 

"Sekarang kami sedang melakukan  proses seleksi dan kurasi pada 85 KUKM yang telah lolos seleksi awal," ujar Ir. Herustiati, Plt Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Kemenkop dan UKM, disela acara Bimbingan KUKM Potensial Ekspor dan Kurasi Calon Peserta TEI 2018 di Jakarta, Senin (15/10/2018).

 

Herustiati mengatakan, fasilitasi yang diberikan bertujuan memperluas jaringan pemasaran produk KUKM khususnya yang potensial ekspor.

 

"Perluasan ekspor produk KUKM ini diharapkan bisa membantu pencapaian target kontribusi ekspor non migas dari KUKM pada 2018 sebesar 20 persen, atau meningkat dibanding 2017 yang tercatat 16,5 persen," kata Heru.

 

Dalam hal ini Kemenkop dan UKM terus melakukan upaya dalam pemberdayaan KUKM orientasi ekspor dengan cara antara lain fasilitasi promosi melalui pameran dalam dan luar negeri, pendampingan KUKM dalam hal e-commerce. Selain itu, memberikan bimbingan teknis tata cara dan mekanisme ekspor.  Kemenkop dan UKM juga,  mendampingi KUKM untuk memperkuat branding sebelum memulai ekspor melalui fasilitasi pendaftaran merek.

 

Heru mengatakan, masalah mendasar yang dihadapi oleh KUKM dalam memulai ekspor adalah, pembiayaan, kapasitas produksi, kemampuan akses pasar yang relatif masih rendah, keterbatasan informasi pasar, dan semakin ketatnya persaingan usaha di dalam dan luar negeri.

 

"Penyelenggaraan TEI 2018 merupakan salah satu peluang untuk terus meningkatkan ekspor sehingga ekonomi dapat terus tumbuh. Apalagi di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu, di tengah perang dagang antara Amerika Serikat dan China, kita harus dapat melihat dan memanfaatkan setiap peluang untuk mendorong ekspor," tambahnya.

 

Lima Faktor

 

Sementara itu Samuel Wattimena, kurator yang menseleksi KUKM binaan Kemenkop dan UKM untuk ikut dalam TEI 2018 mengatakan, setidaknya ada lima faktor yang harus dimiliki KUKM untuk bisa menembus pasar ekspor.

 

Pertama, kesiapan KUKM itu sendiri untuk melakukan ekspor. Kedua, KUKM yang berkeinginan melakukan ekspor harus mengetahui krakteristik pasar/negara yang dituju. Ketiga, KUKM harus menguasai hulu sampai hilir produknya misalnya kesinambungan pasokan bahan baku dan maintenance kualitas produk. Keempat, untuk negara tujuan ekspor Eropa dan AS dan sebagian Asia, KUKM eksportir harus paham dan memilih ekspor itu ditujukan buat musim apa di negara yang dituju. Kelima, memahami regulasi/aturan yang ada di negara tujuan ekspor.

 

"Dengan memahami faktor-faktor diatas, KUKM tak perlu grasa-grusu atau terburu-buru untuk ikut pameran ekspor ke luar negeri. Lihat dulu apakah pameran ekspor itu sesuai dengan karakteristik produk yang dihasilkan KUKM," tambahnya.

 

TEI 2018 sendiri menargetkan jumlah transaksi 1,5 miliar dollar AS  atau setara Rp 22,3 triliun, atau naik dibandingkan 2017 yang tercatat 1,1 miliar dollar AS setara Rp 16,3 triliun.

 

TEI 2018 juga menargetkan partisipan sebanyak 1.100 peserta yang meliputi produsen, eksportir, serta pemasok produk barang dan jasa Indonesia yang memiliki keinginan memperluas pasar ke kancah internasional.

 

Sejauh ini telah tercatat 2.753 permintaan terhadap berbagai kategori produk Indonesia pada TEI 2018. Permintaan terbesar adalah untuk produk manufaktur dan jasa; furnitur, dekorasi, dan perabotan taman; industri kreatif; makanan dan minuman; fesyen, gaya hidup, dan kecantikan, industri strategis, serta investasi dan jasa. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Menteri Basuki dan Sri Mulyani Resmikan Jembatan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meresmikan Jembatan Leta Oar Ralan yang menghubungkan Pulau Yamdena dan Pulau Larat, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku pada Kamis, (10/1/19). Peresmian dilakukan di atas jembatan yang ditandai dengan penekanan tombol sirine dan dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Menkeu Sri Mulyani.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meresmikan Jembatan Leta Oar Ralan yang menghubungkan Pulau Yamdena dan Pulau Larat, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku pada Kamis, (10/1/19). Peresmian dilakukan di atas jembatan yang ditandai dengan penekanan tombol sirine dan dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Menkeu Sri Mulyani.

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Krist Ade: Astra Tol Tangerang-Merak Terus Kembangkan Layanan Jalan Tol

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: Presiden Direktur PT Marga Mandala Sakti (MMS) Krist Ade Sudiyono mengatakan menjelang akhir tahun 2018, Astra Tol Tangerang-Merak terus melakukan pengembangan terhadap berbagai aspek layanan jalan tol.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pasca Divestasi Saham, KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan Lingkungan

Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.

Read more...

Info Jalan Tol

Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi 7 (Sei Rampah-Tebing Tinggi) Jalani Uji Laik

Setelah beroperasi secara fungsional pada periode libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi 7 (Sei Rampah-Tebing Tinggi) menjalani uji laik pada tanggal 10 dan 11 Januari 2019. Uji laik ini merupakan kewajiban sebelum suatu ruas tol resmi beroperasi penuh.TEBING TINGGI, JURNAL IBUKOTA: Setelah beroperasi secara fungsional pada periode libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi 7 (Sei Rampah-Tebing Tinggi) menjalani uji laik pada tanggal 10 dan 11 Januari 2019. Uji laik ini merupakan kewajiban sebelum suatu ruas tol resmi beroperasi penuh.

Read more...