Berkunjung ke Smesco Indonesia: Live, Love to Jakarta

Ratusan pengunjung tiap hari hilir mudik berbelanja souvenir ke gedung Smesco Indonesia, sejak 19 Agustus hingga Jumat (24/8/2018). Para pengunjung kebanyakan orang asing terkait dengan pesta olahraga Asian Games 2018. Sebagian lagi wisatawan Nusantara dari berbagai daerah di Indonesia. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Ratusan pengunjung tiap hari hilir mudik berbelanja souvenir ke gedung Smesco Indonesia, sejak 19 Agustus hingga Jumat (24/8/2018). Para pengunjung kebanyakan orang asing terkait dengan pesta olahraga Asian Games 2018. Sebagian lagi wisatawan Nusantara dari berbagai daerah di Indonesia. 

 

 

Ada yang menggembirakan dan menumbuhkan optimisme pengelola.  Semua wisatawan asing yang menorehkan kenangannya dalam sebuah papan di pintu masuk gedung itu semuanya menyatakan kecintaannya kepada Indonesia. Baik dalam tulisan maupun lambang hati. 

 

"Live, Love to Jakarta. I love Indonesia," tulisan tim ofisial dari Syria bernama Cedra Sulaiman. Ungkapan senada juga dilontarkan pengunjung dari Russia. "With Love from Russia," yang ditulis seorang perempuan berambut ikal. 

 

Demikian pula yang diungkapkan atlet angkat besi Hidilyn Diaz dari Philipina. Dia adalah peraih medali emas angkat besi putri kelas 53 kg. "Menyenangkan, barangnya berkualitas dan pelayanannya memuaskan," kata Diaz, saat hendak meninggalkan gedung Smesco dengan sejumlah tentengan. 

 

Papan emoji yang diletakkan di dekat resepsionis juga menumbuhkan sikap optimisme. Semua stiker yang dipasang pengunjung menunjukkan gambar 'smile'. "Kami memang sengaja membawa wisatawan olahraga itu dari Kemayoran hanya ke gedung Smesco Indonesia," kata Dewanti, pemandu wisata yang mengawal rombongan wisatawan dari Philipina dan Mongolia, Jumat. 

 

Smesco Indonesia merupakan satu dari empat lokasi resmi destinasi wisata belanja Asian Games 2018). Tiga lainnya adalah Plaza Senayan, Plaza Indonesia, dan Senayan City. Dewanti mengaku senang mengantar delegasi Asian Games ke Smesco. "Saya sendiri saja banyak tertarik dengan yang dijual, banyak yang unik, bahkan menerima titipan belanja souvenir pula," ujarnya. 

 

Sedangkan, Budi Cahyadi dari Koko Cici Jakarta (duta wisata adat Tionghoa) merasa senang bisa berkunjung ke gedung  Smesco. Oleh kantornya, Koci Jakarta) Budi diberi tugas selama tiga hari-berturut mendampingi para tamu asing yang akan berbelanja. Kepada Budi, para tamunya menyatakan kepuasannya bisa berkunjung dan berbelanja di gedung Smesco. Kebanyakan mereka membeli souvenir, pakaian, dan makan. 

 

"Barang-barang di sini bagus-bagus, layanannya menarik dan memuaskan. Saya senang belanja di sini. Baju, cendera mata yang berbau budaya itu yang banyak dicari ," kata Dewanti lagi.

 

Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha, Kecil, dan Menengah (LLP-KUKM) Emilia Suhaimi mengungkapkan, pihaknya tidak mematok target omzet penjualan souvenir. "Yang kita harapkan omzetnya sebanyak-banyaknya," kata Emilia yang juga sempat memandu tamu- tamunya yang hadir. (Agus)

 

primi sui motori con e-max