yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

OASE Kabinet Kerja Sosialisasi Pencegahan Stunting di Bangli

BANGLI, JURNAL IBUKOTA: Tujuh istri menteri kabinet kerja yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja (KK) melakukan sosialisasi konvergensi pencegahan stunting dengan mengunjungi PAUD Semara Murti sebagai percontohan pencegahan stunting di Desa Pengotan, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Kamis (22/8).

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Kementerian PUPR Bangun Rusun dan Rusus Petugas Lapas Nusakambangan

CILACAP, JURNAL IBUKOTA: Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan membangun hunian berupa rumah susun (Rusun) dan rumah khusus (Rusus) bagi para petugas lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Adanya bantuan perumahan tersebut diharapkan dapat membantu para petugas Lapas Nusakambangan dan keluarganya untuk tinggal di hunian yang layak.

Read more...

Menkop Dorong Anak Usaha Koperasi Masuk Bursa

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mendorong koperasi memiliki anak usaha yang memungkinkan untuk  masuk ke lantai bursa.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mendorong koperasi memiliki anak usaha yang memungkinkan untuk  masuk ke lantai bursa.

 

 

Menteri Puspayoga, saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Telekomunikasi Seluler (KISEL) tahun buku 2017, di Jakarta, Senin, mengatakan koperasi sebagai badan hukum bisa memiliki anak usaha yang dikembangkan hingga kemudian terdaftar sebagai emiten di BEI (Bursa Efek Indonesia).

 

Dengan begitu ia berharap anak usaha koperasi akan makin berkembang sekaligus memperbaiki tata kelola perusahaan melalui GCG (Good Corporate Governance).

 

"Sudah ada 'best practise' dalam hal ini yaitu Kospin Jasa melalui anak perusahaannya PT Asuransi Jiwa Syariah Mitra Jaya Abadi tbk pada 2017 lalu, dimana harga sahamnya yang dijual Rp140/lembar saham, langsung meroket jadi Rp300 per saham saat listing, dan kini sudah menjadi Rp 1.000 lebih harga sahamnya," ujar Puspayoga.

 

Ia melihat, KISEL dengan prestasinya selama ini sudah layak untuk mempunyai anak usaha yang bisa melepas sahamnya ke bursa apalagi KISEL juga telah memiliki sejumlah anak perusahaan yang bergerak di berbagai lini usaha.

 

"Prestasi KISEL sebagai koperasi terbesar dunia di urutan 128, juga sangat membanggakan dan mengharumkan nama koperasi Indonesia. Saya masih ingat, dua tahun lalu KISEL masih diurutan 300 san, kini sudah semakin berkembang," kata Menteri Puspayoga.

 

Dari sisi kinerja, KISEL juga tak kalah baiknya, dengan total aset sampai Desember 2017, sebesar Rp1,48 triliun, perolehan omzet Rp6,4 triliun dan SHU Rp63,7 miliar.

 

"Artinya KISEL sudah mampu untuk bersaing dengan perusahaan swasta besar. Memang mungkin KISEL bukanlah koperasi terbesar, namun saya nilai KISEL adalah koperasi terbaik di Indonesia," tegas Puspayoga.

 

Menteri mengingatkan, agar jajaran pengurus dan pengawas KISEL tak berpuas diri dengan capaian saat ini. 

 

"Malah sebaliknya, prestasi koperasi ini harus ditingkatkan. Makanya, koperasi harus fokus sebagai badan usaha, jangan suka gonta-ganti pengurus yang sudah terbukti profesional,  karena maju mundurnya koperasi amat tergantung dari pengurus," pesan Puspayoga.

 

Sebagaimana instruksi Presiden RI Jokowi, kata dia, maka seluruh pihak harus membesarkan koperasi sebagai alat untuk pemerataan kesejahteraan.

 

"Meskipun kalau perekonomian tumbuh, namun hanya dinikmati oleh segelintir orang saja. Koperasi menjadi wadah yang tepat sebagai sarana untuk pemerataan kesejahteraan," katanya.

 

Ketua Dewan Pengawas KISEL Hasbi Hasibuan mengatakan, koperasinya memiliki visi menjadi koperasi terbaik di Indonesia. Meski dalam sisi aset belum menjadi nomor satu, namun KISEL berupaya meraih yang terbaik dari sisi yang lain misalnya kinerja usaha atau GCG. 

 

 "Karena itu KISEL berusaha mencari peluang usaha yang  bisa kita garap, karena KISEL punya modal untuk itu. Jaringan KISEL sudah menyebar dari Aceh sampai Papua, maka begitu KISEL terjun ke satu usaha, maka bisa dibilang itu sudah skala nasional," ujarnya.

 

Menurut Hasbi, kehadiran Menteri Puspayoga dalam RAT KISEL menjadi cambuk bagi KISEL untuk meningkatkan kinerjanya. 

 

Menurut Hasbi, berbagai kemajuan dan pencapaian KISEL saat ini juga tak lepas dari  peran dan pembinaan  dari Kemenkop dan UKM.

 

"Karena itu kami mengucapkan terimakasih  atas bimbingan Bapak Menteri Puspayoga selama ini, juga pada Kemenkop dan UKM. Adapun saran pak Menkop dan UKM Puspayoga, akan kami jadikan masukan berharga bagi KISEL ke depannya yang jelas kami terus melakukan ekspansi usaha selain mempertahankan bahkan memperbesar usaha existing saat ini," ujar Hasbi.

 

Ketua Dewan Pengurus KISEL Tubagus Daniel Azhari mengatakan, saat ini KISEL memiliki lima anak perusahaan yaitu, PT Kinarya Alihdaya Mandiri (bergerak di bisnis pengelolaan outsourcing, PT Kinarya Selaras Travel, PT Kinarya Selaras Piranti (bisnis buildong management), PT Kinarya Selaras Solusi (digital business advertising dan solution), dan PT Kinarya Mandiri Konstruksi (khususnya pembangunan tower telekomunikasi). 

 

"Untuk rencana bisnis 2018, selain memperbesar bisnis telekomunikasi, kami juga akan melakukan ekspansi usaha di sektor transportasi dan financial technologi atau Fintech," tambahnya. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Presiden Jokowi Tinjau Konstruksi Tol Mabit

Pembangunan Jalan Tol Manado – Bitung (Mabit) diharapkan tidak hanya memudahkan akses barang dan jasa ke Pelabuhan Internasional Bitung salah satu pintu ekspor impor bagi kawasan Indonesia bagian timur, namun juga mendukung sektor Pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara khususnya di Pulau Lembeh. Tol Mabit awalnya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2019, namun karena proses pembebasan lahan belum selesai sepanjang 13 Km maka diharapkan bisa selesai April 2020.   “(Tol Mabit) Akan mendukung keduanya, pariwisata dan industri. Pariwisata baru di Pulau Lembeh dan mendukung industri terutama industri perikanan dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sebagai akses Pelabuhan. Ini akan men-trigger perekonomian di Bitung berkembang,” kata Presiden Jokowi ketika meninjau pembangunan Tol Mabit sepanjang 39,9 KM tepatnya di Simpang Susun Airmadidi, Jumat (5/7/2019).

 Pembangunan Jalan Tol Manado – Bitung (Mabit) diharapkan tidak hanya memudahkan akses barang dan jasa ke Pelabuhan Internasional Bitung salah satu pintu ekspor impor bagi kawasan Indonesia bagian timur, namun juga mendukung sektor Pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara khususnya di Pulau Lembeh. Tol Mabit awalnya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2019, namun karena proses pembebasan lahan belum selesai sepanjang 13 Km maka diharapkan bisa selesai April 2020.

 

“(Tol Mabit) Akan mendukung keduanya, pariwisata dan industri. Pariwisata baru di Pulau Lembeh dan mendukung industri terutama industri perikanan dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sebagai akses Pelabuhan. Ini akan men-trigger perekonomian di Bitung berkembang,” kata Presiden Jokowi ketika meninjau pembangunan Tol Mabit sepanjang 39,9 KM tepatnya di Simpang Susun Airmadidi, Jumat (5/7/2019).

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Tol Tangerang-Merak Tingkatkan Pelayanan Infrastruktur dan Transaksi

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: PT Marga Mandalasakti (ASTRA Tol Tangerang-Merak) berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada pengguna Jalan Tol Tangerang-Merak. Memasuki semester 2/2019, peningkatan pelayanan infrastruktur dan transaksi semakin digencarkan. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

KLHK Beri Bantuan 5 Kabupaten untuk Pulihkan DAS Citarum

KLHK melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (Ditjen PSLB3) di Jakarta, Rabu (21/8), melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama dengan 5 Kabupaten yang dilalui Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: KLHK melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (Ditjen PSLB3) di Jakarta, Rabu (21/8), melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama dengan 5 Kabupaten yang dilalui Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. 

Read more...

Info Jalan Tol

Masif Kejar Penyelesaian Proyek Jalan Tol, Jasa Marga Optimistis Kinerja Keuangan Tetap Terjaga

Di tengah ekspansi pembangunan proyek jalan tol baru, Jasa Marga tetap dapat menjaga kinerja keuangan yang solid. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Di tengah ekspansi pembangunan proyek jalan tol baru, Jasa Marga tetap dapat menjaga kinerja keuangan yang solid. 

Read more...